THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES ?

Selasa, 12 Mei 2009

tutorial maintenance flasdisk

. Rabu, 2007 Juni 06


Jangan dikira Flash Disk tidak membutuhkan perawatan, agar dapat bekerja secara optimal Flash Disk harus dirawat dengan baik, nih... aku berikan cara perawatan Flash Disk.

  1. Jangan diletakkan dekat benda yang punya medan magnet kuat
  2. Scan virus secara berkala dengan software Anti Virus
  3. Lakukan proses eject/stop sebelum mencabut Flash Disk dari port USB
  4. Jangan diletakkan di tempat yang panas
  5. Hindari benturan yang keras
  6. Tutuplah bagian sochet Flash Disk jika tidak sedang dipergunakan. Karna, sochet yang kotor dapat berakibat proses baca tulis sering gagal.
Semoga berguna.... Terima Kasih

tutorial maintenance laptop

TUTORIAL MAINTENANCE LAPTOP

Sebagai aktifis intelektual,pekerja kantoran atau pelajar yang sering menggunakan laptop

menjadikan laptop sebagai barang yang sangat berguna sekali dan menjadi suatu alat ketergantungandalam menyelesaikan pekerjaan atau tugas, namun laptop juga alat yang rentan terhadap bahaya kerusakan akibat cara penggunaan yang salah. Berikut ini adalah tips-tips dalam penggunaan dan perawatan laptopagar tetap awet dan tidak bermasalah.
Antara lain sebagai berikut:
1. Letakan laptop pada tempat yang mempunyai permukaan datar atau rata,permukaan yang tidak rata akanmengakibatkan posisi laptop miring dan saat menerima ketukan keyboard akan mengakibatkan goncangan padahardware didalamnya.Dan dampak dalam waktu lama akan membuat kerusakan.
2. Jauhkan dari air. biasanya sambil bekerja minum kopi atau minuman yang diletakan dimeja tempatmenaruh laptop, dampaknya pernah kejadian keyboard laptop tersiram kopi dan akibatnya fatal, terjadi konsletingdan harus ganti motherboard.
3. Jangan biasakan bekerja sambil menaruh laptop dipangkuan, dalam waktu lama radiasi laptop akan mengganggu kesehatan reproduksiselain tidak ada kestabilan letak laptop itu sendiri akibat goncangan.
4. Laptop memang diciptakan untuk mobile, tetapi goncangan saat membawanya atau bahkan pernah jatuh,akanberakibat pada kerusakan motherboad atau lcdnya sendiri.
5. Tas pelindung laptop dari bahan dasar gabus berbalut katun tipis yang halus bisa meredam panas saat dipakai kerja dalam waktu lama,daripadabersentuhan langsung pada meja.
6. Laptop di Indonesia umumnya sudah 220 volt, tetapi untuk laptop keluaran Jepang atau ex Jepang masih 110 volt,sediakan adaptor penurun tegangan.
7. Belilah laptop di toko terdekat di daerah Anda, sehingga bila ada masalah atau kerusakan akan gampang dan cepat mengurusnya.karena itu simpan baik-baik kartu garansinya.
8. Untuk kecepatan akselerasi laptop Anda, Installah program sesuai kebutuhan saja, sehingga bisa bisa menghemat memori dan hardisk anda.
9. Bila laptop Anda selalu berhubungan dengan internet, Anti virus menjadi suatu keharusan mutlak dan harus diupdate.
10.Istall Program perawatan untuk systemnya seperti Easy cleaner dari Toniart yang gratis, untuk menghapus file-file sampah dan sisa-sisa registrasi saat meninstall program atau uninstall program.
Semoga tips-tips diatas bisa membantu.
Good Luck!
*Agust Nasihin,Penulis aktif di blog dan http://id.shvoong.com/aff-5398E/ ,Meresensi buku gratis dan pemasangan review produk atau iklan di blog,bersama artikel-artikel lainya, Anda bisa bergabung di http://id.shvoong.com/aff-5398E/ atau berkunjung di http://goeswriting.wordpress.com
0 komentar

Kamis, 07 Mei 2009

Cara Menangani Virus

Tips menangani virus komputer dan memilih antivirus yang tepat
Sebagai user windows, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita untuk bergulat dengan virus, virus komputer sebenernya adalah sebuah program mini yang sifatnya merusak, umumnya dia menyebar lewat, internet, email, disket(jaman dulu), cd, bahkan flashdisk (trendsetter penyebaran). Lalu bagaimana kita memilih antivirus yang tepat agar terlindungi? Sebenernya tidak ada anti virus yang tepat untuk melindungi anda dari serangan virus, karena setiap anti virus memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, seperti saat ini anti virus lokal (PCMAV, Norman) lebih bisa menangani virus-virus lokal (Brontok dan kawan kawan) ketimbang antivirus dari luar (Avast, NOD32, AVG dll) . Menjalankan dua atau lebih program anti virus di dalam komputer juga malah memberatkan kinerja komputer. Jadi penanganan pertama untuk mencegah virus masuk adalah:Matikan autorun pada setiap drive, biasanya virus menyertakan file autorun.inf agar saat flashdisk masuk ke komputer file virus otomatis dijalankan, dan menulari komputer.Selalu gunakan aplikasi untuk membuka file, jangan asal klik 2 kali pada sebuah file, misalkan anda ingin membuka file text (*.txt), anda buka dulu aplikasi notepad atau wordpad, lalu pada menu file, klik open dan arahkan ke file text yang akan dibuka. Cara ini dijamin lebih aman ketimbang anda langsung klik dua kali pada file yang akan dibuka.Apabila anda sering browsing internet, jangan pernah percaya apapun yang ada disana, seperti iklan-iklan yang berbentuk flash dan permintaan agar anda mengeklik di iklan tersebut, atau suatu iklan yang menyatakan bahwa anda terkena virus dan meminta anda menscan komputer anda secara online.Selalu update antivirus anda, bisa secara langsung saat terkoneksi internet, atau secara online.Pakailah sistem operasi selain Windows, seperti Linux, Solaris, Macintosh (OS X) karena virus di windows hanya bisa bekerja di windows.Lalu bagaimana kalo komputer windows kita sudah terlanjur terkena virus? ambil sampel virusnya dari komputer yang telah terinfeksi, lalu lewat sistem operasi selain windows yang terhubung ke internet, buka web page dari www.virustotal.com, uploadlah virus itu disana, maka di web itu sampel virus anda akan dianalisa dan anda akan disarankan memakai antivirus yang tepat supaya bisa mendeteksi dan membasmi virus tersebut, jika anda ingin membasminya secara manual, coba anda search via google lalu masukkan pencarian dengan petunjuk ciri-ciri serangan virus tersebut.

Dikutip dari : mahardianto.wordpress.com

Cara Menangani Virus Lokal

Cara Mudah Mendeteksi Virus Lokal Di Komputer
Sering kita bertukar data dengan menggunakan flashdisk atau kita ingin mengeprint di tempat rental komputer, namun terkadang tanpa kita sadari flashdisk kita sudah terkena virus dan lebih sadisnya lagi data - data kita berubah ujud atau bahkan lenyap dari dalam flashdisk.Yang lebih kacau lagi kalau kita tidak menyadarinya dan membuka ke dalam komputer kita yang ada di rumah maupun di kantor, sehingga mengakibatkan penyebaran virus ke dalam komputer telah terjadi. Dampaknya data - data yang ada di dalam komputer ikut rusak.Bagaimana kiat-kiat agar flasdisk kita tidak terserang virus ????
1. Siapkan flashdisk cadangan yang kosong atau di isi satu file word ( *.doc ) atau isi dengan folder kosong, masukan kedalam komputer yang ingin kita ketahui kondisinya apakah bervirus atau tidak. Apabila pada saat kita colokan ada penambahan file yang tidak kita kenali dan miliki ( mis : autorun, service.exe, pservermouse.exe, cvlu.exe, adobe.exe, images.exe, rm dll ) atau file word berubah menjadi aplication bukan document itu tandanya bahwa flasdisk anda sudah terinfeksi virus, jadi jangan lanjutkan dengan flashdisk yang benar-benar penting kalau tidak ingin kena virus juga.
2. Membeli flasdisk yang mempunyai fasilitas WRITE PROTECTOR, sehingga kita bisa mengunci flashdisk kita agar tidak kemasukan virus,dengan catatan tdk akan mengedit atau mengcopy file ke dalam flashdisk, karena flashdisk akan memprotect setiap perubahan yang ada di dalam flashdisk.Tentunya ini akan lebih aman jika kita ingin mengeprint di tempat - tempat rental.
Cara Mencegah Virus Lokal Masuk Kedalam Komputer Kita ?
1. Hilangkan autoplay pada CD dan Flashdisk di komputer kita. Caranya install Program TweakUiPowertoy dapat di download disini
http://www.filewatcher.com/m/TweakUiPowertoySetup.exe.150192.0.0.html , apabila sudah terinstall jalankan program tersebut dan klik di tulisan My Computer>Autoplay>Drives> lalu hilangkan tanda Cross cek pada semua drive kecuali hardisk ( C: , D: , E: tergantung berapa partisi hardisknya )>apply>OK. Mengapa demikian? karena autoplay tersebut selalu dimanfaatkan oleh Virus untuk menjalankan aksinya dengan menggunakan file autorun.ini.
2. Jangan membuka flashdisk dengan cara mendouble klik flashdisk anda, tapi gunakanlah windows explorer untuk membuka flashdisk, karena dengan explorer file autorun tidak akan bekerja lalu kita bisa mendeletenya jika memang ada file autorun.ini nya.
3. Gunakan antivirus Internasional ( AVG 8.0, McAfee, Norton dll ) yang terupdate dan AntiVirus Lokal yang dapat di Install Guardnya seperti ( ANSAV, PCmedia dll ). Donwload ANSAV disini
http://www.ansav.com/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=13&Itemid=55
4. Jika ingin membersihan Registri atau Virus Lokal saya merekomendasikan anti virus lokal SmadAV 3.6 bisa di download disini http://www.smadav.net/index.php?option=com_jdownloads&Itemid=42&task=view.download&cid=1
Demikian sekilas informasi dari saya semoga berguna dan bermanfaat.


Dikutip dari : http://brahmacomputerservices.blogspot.com

Cara Menangani Virus Asing

Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.· Mencari program anti virusCara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru. Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.· Memakai MSCONFIGCara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.· Memakai RegeditDengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunHKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceHKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceExHKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunJika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.· Membuat program anti virus sendiriCara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.· Memakai program pemeriksaan prosesSeandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.PENCEGAHANMemakai program anti virus terbaruTidak sembarangan memakai Flash DiskTidak sembarangan menjalankan programMemakai Account biasa (Non-Administrator)
Dikutip dari : http://www.riatus.blogspot.com

Cara Menyecan Virus

Ngebasmi virus alman/boot.exe ~dan juga virus2 lainnya
Stress juga sigh menghadapi virus yang cukup sulit untuk dibasmi.maka dariitu dibawah ini beberapa tips yang mungkin berguna untuk pembasmian virus yang merajalela.1. Pastiin kamu punya PCmav, kalo gak punya, kamu bisa beli majalah PCmedia yang selalu ada antivirus ini, atau download aja dari internet, dari www.pcmav.biz ~bukan maksud gw promosi ya.2. Setelah dapet PCMav-nya sekarang download library ClamAV di http://oss.netfarm.it/clamav/files/clamav-win32-vc6-0.91.2.7z (550kb)3. Extract file tadi kalo gak bisa pake winrar/winzip, coba pake 7-Zip. download free di http://www.7-zip.org4. Setelah diekstrak nanti terdapat 2 buah file "libclamav.dll" dan "pthreadvc2.dll", copy/cut dan paste di folder PCmav tadi.5. Trus download lagi database virusnya di http://db.local.clamav.net/daily.cvd tenang aja cuma 1mb-an doang koq6. Trus download "main.cvd", coba cari pake google, gw juga lupa downloadnya dimana, kalo gak salah dari situsnya Clamav. http://db.local.clamav.net/main.cvd7. Trus jadiin satu semuanya dalam satu folder, jadi kira-kira nanti didalam dolder itu terdapat file2 inia. PCMAV-CLN.exe ==> dari paket PCMAV di CD/DVD PC Mediab. PCMAV-RTP.exe ==> dari paket PCMAV di CD/DVD PC Mediac. libclamav.dll ==> hasil ekstrak downloadd. pthreadvc2.dll ==> hasil ekstrak downloade. main.cvd ==> hasil downloadf. daily.cvd ==> hasil download8. Pusing ya? pokoknya gini deh gampangnya, kamu cari antivirus pcmav dulu, gak usah download yang diatas dulu gpp trus kamu scan (ikuti cara nyecannya di no.9) kalo gak dapet juga virusnya baru kamu lakuin langkah 2-7. untuk cara nyecannya begini.9. Ok, ceritanya semua udah siap, booting ulang kompie kamu, trus pas muncul lambang bios buru2 tekan F8 berkali-kali biar bisa masuk menu untuk bisa masuk ke "safe mode". setelah muncul menunya, pilih safe mode, biasanya dipaling atas. tunggu sebentar, biar windows meload semua driver yang dibutuhkan.10. Kalo berhasil, masuk sebagai admin, buka folder dimana kamu simpan antivirus PCMav. double klik pada PCMAV-RTP.exe. tunggu sebentar lagi, kalo emang ada virus biasanya langsung ke detect pada saat pcmav nyecan memori. kalo bener ada virusnya, nanti akan ditampilkan nama virusnya dan dimana letak virus itu bercokol, beri tanda centang pada setiap virus yang ditemukan, trus tekan tombol "cure files" kalo gak ada ya "delete files" pokonya tombol yang bertujuan untuk menghilangkan virus itu.11. Kalo gak ada virusnya nanti kamu masuk menu utama, plih Location to Scan, centang aja pada ikon My Computer trus ilangin centang pada setiap drive optic yang kamu punya, biar gak makin lambat. trus klik tombol scan. sembari nunggu bisa kamu tinggal tidur dulu atau jajan diwarung sebelah karena rata-rata nyecannya bervariasi antara 1-5jam tergantung banyak files sama spek komputer kamu.12. Slesai scan nanti ditampilkan list virusnya, centang semuanya trus klik "Cure Files"/"Delete Files", pastiin setelah di klik semua virus berstatuskan "This object was cleaned!" kalo ada file yang ga bisa dicleaned, begini caranya13. Hapalin path virus yang bandel itu, hapalin juga nama nama filenya, misalkan C:WINDOWSlinkinfo.dll. Start>Run>cmd enter. buka task manager (CTRL+ALT+DEL) pada tab Process, End Process pada explorer.exe setelah explore mati pindah ke command prompt td. ketik del namadrivenamafilenya /f [Enter], contoh : del C:WINDOWSlinkinfo.dll /f [Enter]. cek masih ada gak linkinfo.dll-ny, caranya ketik dir C:WINDOWS [Enter]. cari dilist itu ada gak linkinfo.dll. kalo berhasil kembalikan lagi explorernya dengan mengetikkan explorer [Enter]. done!!!14. matiin smua aplikasi yang jalan trus restart deh, kalo gak puas sama hasil scannya, coba jalanin langkah 2-7 diatas tadi trus scan ulang lagi deh.15. Sekian.Dikutip dari : http://www.stradasembilantujuh.net

Rabu, 06 Mei 2009

Cara Mendeteksi Komputer Terserang Virus

Cara Mendeteksi Virus
Ternyata, komputer bisa terserang virus juga. Sebenarnya virus komputer itu berbentuk apa ya? Kira-kira, virus komputer itu sama tidak ya dengan virus pada manusia? Lalu apakah virus komputer itu menular? Kemudian, bagaimana caranya agar komputer kita tidak terinfeksi virus? Ingin tahu jawabannya? Silahkan baca kelanjutan artikel berikut ini... Dalam ilmu kedokteran, virus pada makhluk hidup adalah mikro organisme yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop biasa, jadi hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron. Pada ilmu komputer,virus yang dimaksud adalah adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / script ke dalam sebuah file lain. Mirip seperti virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file di komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file. Saat ini banyak virus yang sengaja disebarkan melalui email. Oleh karenanya, jika komputer kita terhubung langsung ke internet, sebaiknya kita harus memasang antivirus dan upayakan agar selalu ter-update (diperbaharui). Jenis Virus Dahulu kita mengenal pembagian virus berdasarkan sasaran penyebarannya, yaitu virus boot sector dan virus file. Virus boot sector didesain oleh pembuatnya untuk menginfeksi boot sector, yakni bagian dari sebuah media penyimpanan (disket, hard disk) yang pertama kali dibaca oleh sistem operasi saat media tersebut diakses. Sekali media penyimpanan yang terinfeksi oleh virus jenis ini dipakai untuk melakukan booting, maka virus pun menetap di memory dan siap menginfeksi media penyimpanan lain yang digunakan di komputer yang sama. Belakangan, virus boot sector berkembang menjadi tipe yang lebih ganas, yaitu yang dikenal sebagai virus partisi (partition table). Tabel partisi adalah bagian pada hard disk yang menyimpan data-data CHS (cylinder/head/sector) yang menjadi pedoman bagi sistem operasi untuk melakukan proses pembacaan. Sekali bagian ini dihancur-leburkan oleh virus, maka tentunya hard disk tidak lagi dapat dibaca dan seluruh data didalamnya pun melayang. Sementara itu, virus file bekerja dengan cara menyisipkan programnya dalam sebuah file. Dahulu, saat penggunaan sistem operasi DOS masih meluas, sasaran virus jenis ini adalah file-file executable, yaitu file yang namanya berakhiran dengan ekstensi .COM atau .EXE. Selain melakukan penularan, virus file seringkali menambahkan perintah-perintah tertentu pada kode program yang ditularinya. Umumnya virus semacam ini memiliki sifat sebagai "bom waktu", dimana program virus akan melakukan aksinya pada waktu-waktu tertentu yang telah ditentukan oleh si programmer. "Aksi" ini bisa bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti menampilkan pesan dan membunyikan speaker, hingga melakukan perusakan dengan menghapus data, atau bahkan memformat hard disk ! Pada saat penggunaan program berbasis Windows mulai marak dengan aneka macam fitur, maka kita kembali mengenal satu jenis virus baru, yakni virus macro. Macro adalah serangkaian perintah, mirip perintah dalam bahasa pemrograman yang disediakan oleh perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk menyusun suatu rangkaian pekerjaan tertentu. Rangkaian perintah tersebut akan dijalankan sekaligus oleh perangkat lunak saat macro dijalankan. Fasilitas macroberguna untuk memudahkan pengguna dalam melakukan langkah-langkah yang berurutan dan berulang-ulang. Celakanya, fasilitas ini akhirnya disalahgunakan oleh tangan-tangan jahil untuk membuat macro yang berisi perintah-perintah penularan dan bahkan perusakan! Jenis virus macro yang terkenal adalah virus WordMacro yang khusus dibuat untuk menginfeksi file data dari perangkat lunak pengolah kata Microsoft Word (berekstensi .DOC). Virus jenis ini memiliki hingga ribuan varian dengan aneka macam jenis gangguan. Mulai dari yang hanya menampilkan pesan pada waktu-waktu tertentu, hingga melakukan perusakan pada file. Virus WordMacro tergolong memiliki varian paling banyak karena kode-kodenya yang mudah untuk dimodifikasi. Disamping itu, mempelajari macro pada MS Word tidaklah sesulit mempelajari bahasa Assembly atau C(bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat program virus). Menghindari Ancaman Virus Sebagai pengguna komputer, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukanuntuk menghindari sistem kita dari ancaman virus maupun akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya:1 Pasang Anti Virus pada sistem komputer. Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah McAfree VirusScan (www.mcafee.com) dan Norton Anti Virus (www.symantec.com).2 Update database program anti virus secara teratur. Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan. 3 Berhati-hati sebelum menjalankan file baru. Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus. 4 Curigai apabila terjadi keanehan pada sistem komputer. Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus. 5 Backup data secara teratur. Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data kita dari ancaman virus, namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, kita tidak akan kehilangan seluruh data yang telah dibackup sebelumnya.Dikutip dari : http://bambangwinarno.multiply.com